Meningkatkan Kapasitas Petani

Menciptakan rantai pasokan yang adil dan efektif sekaligus memberi dampak positif yang berkesinambungan di Sumatra, Indonesia

Sampai hari ini terdapat 268 petani kayu manis di Kerinci yang bernaung di bawah kelompok tani Cassia Co-op. Cassia Co-op menjadi perintis pembinaan para petani melalui organisasi dan rantai pasokan yang lebih besar dan transparan demi meraih sertifikasi organik, serta memenuhi persyaratan sertifikasi dari Rainforest Alliance.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Cassia Co-op menerapkan sistem manajemen dan organisasi internal secara ketat agar bermanfaat bagi para petani dan juga lingkungan sekitar. Sebagai contoh, kami telah melakukan pemetaan lahan individual masing-masing petani. Dengan demikian, kami dapat memastikan bahwa setiap petani yang bergabung dengan kami memiliki lahan yang lokasinya tidak melanggar batas wilayah cagar alam untuk melindungi tempat tinggal harimau Sumatra. 

Pada umumnya, kayu manis melewati proses perjalanan yang cukup panjang sebelum tiba di pusat pengolahan untuk dibersihkan, diseleksi, serta diolah untuk kemudian diekspor. Di Kerinici, melalui sertifikasi Rainforest Alliance, Cassia Co-op telah berupaya meminimalkan keruwetan rantai pasokan serta memaksimalkan transparansi. 

Kini, semua petani setempat yang tersertifikasi dan mengikuti pelatihan Standar Sustainable Agriculture Network (SAN) yang diperlukan untuk mendapatkan sertifikasi dari Rainforest Alliance, menjual kayu manis kepada Cassia Co-op.

Cassia Co-op membeli kayu manis dengan harga yang menguntungkan bagi petani serta membantu mereka untuk melihat jejak rantai pasokan. 

Lihat Pasokan Rantai Cassia Co-op.

EKO CA RAIN FOREST BIOCERT